Ligadewa merupakan salah satu bentuk penceritaan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun dalam budaya Bali. Ini adalah bentuk seni unik dan menawan yang menggabungkan musik, tarian, dan narasi untuk menyampaikan kisah-kisah dari epos Hindu seperti Ramayana dan Mahabharata.
Kata “Ligadewa” berasal dari dua kata Sansekerta, “Lila” yang berarti lakon atau drama, dan “Dewa” yang berarti dewa. Nama ini mencerminkan sifat sakral dan ilahi dari kisah-kisah yang diceritakan melalui bentuk seni ini.
Pertunjukan Ligadewa biasanya diadakan di pura atau tempat suci lainnya, dan sering kali menjadi bagian dari upacara atau festival keagamaan. Para pendongeng, yang dikenal dengan sebutan “penglipur”, menggunakan kombinasi kata-kata yang diucapkan, lagu, dan gerakan untuk menghidupkan cerita. Mereka adalah pemain-pemain berketerampilan tinggi yang telah menjalani pelatihan bertahun-tahun untuk menguasai seni Ligadewa.
Salah satu kisah paling terkenal yang diceritakan melalui Ligadewa adalah Ramayana, sebuah epos India kuno yang menceritakan kisah Pangeran Rama dan usahanya menyelamatkan istrinya Sita dari raja iblis Rahwana. Ceritanya penuh dengan drama, intrik, dan pelajaran moral, serta merupakan bagian sentral dari budaya dan mitologi Bali.
Selain Ramayana, pendongeng Ligadewa juga membawakan cerita Mahabharata, epos India kuno lainnya yang menceritakan persaingan antara klan Pandawa dan Korawa. Kisah-kisah ini sering digunakan untuk mengajarkan pelajaran dan nilai moral yang penting kepada penontonnya.
Pertunjukan Ligadewa memanjakan indra, dengan kostum yang rumit, koreografi yang rumit, dan musik live yang semuanya dipadukan untuk menciptakan pengalaman yang benar-benar mendalam. Para pemainnya menggunakan berbagai alat musik tradisional Bali seperti gamelan, ansambel perkusi, dan suling, seruling bambu, untuk mengiringi penceritaan mereka.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ligadewa mendapatkan popularitas di luar Bali, dengan pertunjukan yang diadakan di kota-kota di seluruh dunia. Hal ini telah membantu memperkenalkan budaya dan cerita Bali kepada khalayak yang lebih luas, dan telah membantu melestarikan bentuk seni kuno ini untuk generasi mendatang.
Secara keseluruhan, Ligadewa adalah tradisi yang kaya dan dinamis yang terus berkembang dalam budaya Bali. Melalui penceritaan dan pertunjukannya, pertunjukan ini membantu menghidupkan mitos, legenda, dan nilai-nilai moral epos Hindu, serta berfungsi sebagai pengingat yang kuat akan pentingnya penceritaan dalam melestarikan warisan budaya.
